Al Baqarah(2) ayat ke-11

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ

TERJEMAH :

Dan bila dikatakan kepada mereka:Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi [24]. Mereka menjawab: Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.

[24] Kerusakan yang mereka perbuat di muka bumi bukan berarti kerusakan benda, melainkan menghasut orang-orang kafir untuk memusuhi dan menentang orang-orang Islam.

Tafsir:

Bila mereka di nasihati agar menghentikan pengrusakan di muka bumi dengan kekufuran dan kemaksiatan, membeberkan rahasia orang-orang mukmin dan memberikan loyalitas kepada orang-orang kafir, maka mereka akan membantah secara dusta, Sesungguh nya kami adalah orang-orang yang memperbaiki.

Al Baqarah(2) ayat ke-12

أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَكِنْ لَا يَشْعُرُونَ

TERJEMAH :

Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.

Tafsir:

Sesungguhnya apa yang mereka kerjakan dan mereka klaim bahwa itu adalah perbaikan merupakan kerusakan itu sendiri, namun mereka tidak menyadarinya karena kebodohan dan pengingkaran mereka.

Al Baqarah (2) ayat ke-13

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ آَمِنُوا كَمَا آَمَنَ النَّاسُ قَالُوا أَنُؤْمِنُ كَمَا آَمَنَ السُّفَهَاءُ أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ السُّفَهَاءُ وَلَكِنْ لَا يَعْلَمُونَ

TERJEMAH :

Apabila dikatakan kepada mereka: Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman. Mereka menjawab: Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang yang bodoh itu telah beriman? Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh; tetapi mereka tidak tahu.

Tafsir:

Bila di katakan kepada orang-orang munafik, Berimanlah kalian seperti iman para sahabat, yaitu iman dengan hati, lisan dan anggota badan, maka mereka membantah dan menjawab, Apakah kami harus mempercayai seperti kepercayaan orang-orang lemah akal dan pikiran tersebut? Kalau demikian maka kami dengan mereka sama-sama dungu. Maka Allah Subhanahu Wa Taala membantah mereka dengan menyatakan bahwa justru merekalah orang-orang yang dungu, karena mereka tidak mengetahui bahwa apa yang mereka pegang itu merupakan kesesatan dan kerugian .

Al Baqarah (2) ayat ke-14

وَإِذَا لَقُوا الَّذِينَ آَمَنُوا قَالُوا آَمَنَّا وَإِذَا خَلَوْا إِلَى شَيَاطِينِهِمْ قَالُوا إِنَّا مَعَكُمْ إِنَّمَا نَحْنُ مُسْتَهْزِءُونَ

TERJEMAH :

Dan bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: Kami telah beriman. Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka, mereka mengatakan: Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok.

Tafsir:

Bila orang-orang munafik itu berjumpa dengan orang-orang mukmin,mereka akan berkata,Kami mempercayai Islam seperti kalian. Namun bila mereka meninggalkan orang-orang mukmin dan berkumpul bersama para tokoh mereka dari kalangan orang-orang kafir yang bengal di hadapan Allah, mereka bersumpah bahwa mereka di atas agama kekufuran dan tidak meninggalkannya. Mereka mengucapkan hal itu kepada orang-orang mukmin hanya untuk merendahkan dan memperolok-olok orang-orang mukmin.

Al Baqarah (2) ayat ke-15

اللَّهُ يَسْتَهْزِئُ بِهِمْ وَيَمُدُّهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ

TERJEMAH :

Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.

Tafsir:

Allah memperolok-olok mereka dan memberi tangguh kepada mereka, sehingga kesesatan, kebimbangan dan keragu-raguan mereka semakin besar. Selanjut nya Dia akan membalas mereka atas penghinaan mereka terhadap orang-orang beriman .

Dikutip dari kitab Tafsir Al-Muyassar Jilid 1, Penulis Syaikh Bakar Abu Zaid, Penerbit : An-Naba’