Al Baqarah(2) ayat ke: 21

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

TERJEMAH :

Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa

Tafsir:

Ini adalah panggilan dari Allah Taala kapada seluruh manusia, sembahlah Rabb mu yang telah memuliakan mu dengan nikmat-nikmat-Nya. Takutlah kepada-Nya dan jangan menyimpang dari agama-Nya, karena Dia telah mengadakan mu dari ketiadaan dan mengadakan orang-orang sebelum mu, agar kamu menjadi orang-orang yang bertakwa kepada Allah Taala ridhai dan mereka juga ridha kepada-Nya.

Al Baqarah(2) ayat ke-22

الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَكُمْ فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

TERJEMAH :

Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah [30], padahal kamu mengetahui.

[30] Ialah segala sesuatu yang disembah di samping menyembah Allah seperti berhala-berhala, dewa-dewa, dan sebagainya.

Tafsir:

Rabb kalian adalah yang menjadikan bumi ini terhampar sehingga kehidupanmu diatasnya  menjadi mudah, dan langit sebagai bangunan yang kokoh. Dia menurunkan air dari awan dan dengannya Dia mengeluarkan berbagai jenis buah-buahan dan beraneka tanaman sebagai rizki bagimu, maka janganlah kamu mengangkat sekutu-sekutu bagi-Nya dalam ibadah,padahal kamu mengetahui bahwa Dialah satu-satunya yang menciptakan dan memberi rizki, tentunya hanya Dia yang berhak untuk disembah semata.

Al Baqarah(2) ayat ke 23

وَإِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِمَّا نَزَّلْنَا عَلَى عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِنْ مِثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

TERJEMAH :

Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al-Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah [31] satu surat (saja) yang semisal Al-Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.

[31] Ayat ini merupakan tantangan bagi mereka yang meragukan tentang kebenaran Al-Quran itu tidak dapat ditiru walaupun dengan mengerahkan semua ahli sastera dan bahasa karena ia merupakan mujizat Nabi Muhammad Sallallaahu alaihi wassalam.

Tafsir:

Bila kalian -wahai orang-orang kafir yang menentang- masih dalam keragu-raguan terhadap al-Quran yang telah kami turunkan kepada hamba kami Muhammad Sallallahu Alaihi Wa Sallam, dan kalian masih mengklaim bahwa al-Quran tidak dari sisi Allah, maka hadirkanlah satu surat yang semisal dengan satu surat di dalam al-Quran. Silakan kalian minta bantuan kepada siapa saja yang kalian mampu minta bantuan, bila kalian adalah orang-orang yang benar dalam apa yang kalian dakwakan .

Al Baqarah(2)ayat ke-24

فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا وَلَنْ تَفْعَلُوا فَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِي وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِينَ

TERJEMAH :

Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.

Tafsir :

Bila saat ini kalian tidak mampu, dan kalian tetap tidak akan pernah mampu di hari mendatang, maka takutlah kalian kepada api Neraka dengan beriman kepada Nabi salallahu alaihi wassalam, dan menaati Allah Taalaa. Api Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, telah disiapkan bagi orang-orang yang kafir kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya.

Al Baqarah(2) ayat ke-25

وَبَشِّرِ الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ كُلَّمَا رُزِقُوا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِزْقًا قَالُوا هَذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ وَأُتُوا بِهِ مُتَشَابِهًا وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

TERJEMAH :

Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan : Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu. Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya [32].

[32] Kenimatan di syurga itu adalah kenimatan yang serba lengkap, baik jasmani maupun rohani

Tafsir:

Sampaikan -wahai Rasul- kepada orang-orang yang beriman dan beramal shalih, sebuah berita yang akan mengusi hati mereka dengan kebahagiaan, bahwa di akhirat nanti mereka akan mendapatkan kebun-kebun yang menakjubkan, sungai-sungai nya mengalir di bawah istana-istana nya yang tinggi dan pohon-pohon nya yang rindang. Setiap kali mereka mendapatkan rizqi dari Allah berupa buah-buahan yang lezat, mereka berkata, Kami telah di beri rizqi seperti ini sebelum nya. Namun bila mereka merasakan nya, maka mereka akan merasakan sesuatu yang baru dalam rasa dan kelezatan nya, sekalipun ia mirip dengan yang sebelum nya dalam warna, penampilan dan warna. Di surga mereka mendapatkan pasangan-pasangan yang di sucikan dari berbagai macam kotoran hakiki seperti kencing dan haid, juga dari kotoran maknawi seperti dusta dan akhlak yang buruk. Mereka di dalam Surga berikut kenikmatan nya kekal, tidak mati dan tidak keluar dari nya.

Dikutip dari kitab Tafsir Al-Muyassar Jilid 1, Penulis Syaikh Bakar Abu Zaid, Penerbit : An-Naba’