Rasulullah ﷺ bersabda :

( حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ . قِيْلَ مَا هُنَّ يَا رَسُوْلَ اللهِ ؟ قَالَ : إِذَا لَقِيْتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ … ( رواه مسلم

“Hak seorang muslim terhadap seorang muslim ada enam perkara”. Lalu beliau ditanya : “Apa yang enam perkara itu, Wahai Rasulullah?”. Beliau ﷺ menjawab : “Bila engkau bertemu dengannya, maka ucapkanlah salam kepadanya,…..” (HR. Muslim)

Rasulullah ﷺ bersabda :

( لَا تَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوْا وَ لَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا أَوَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوْهُ تَحَابَبْتُمْ , أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُم ( رواه مسلم

“Kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman, dan tidaklah kalian beriman hingga kalian saling menyayangi. Maukah kalian aku tunjukkan atas sesuatu yang mana apabila kalian mengerjakannya niscaya kalian akan saling menyayangi , sebarkanlah salam di antara kalian”
(HR. Muslim)

Kewajiban Menjawab Salam
Allah ﷻ berfirman :

وَ إِذَا حُيِّيْتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوْا بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوْهَا…۝

“Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik daripadanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa)…
(An-Nisa : 86)

Nabi ﷺ bersabda :

(خَلَقَ اللهُ آدَمَ سِتُّوْنَ ذِرَاعًا ثُمَّ قَالَ اِذْهَبْ فَسَلِّمْ عَلَى أُلَئِكَ مِنْ الْمَلَائِكَةِ فَاسْتَمِعْ مَا يُحَيُّوْنَكَ تَحِيَّتُكَ وَ تَحِيَّةُ ذُرِّيَّتِكَ فَقَالَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ فَقَالُوا السَّلَامُ عَلَيْكَ وَ رَحْمَةُ اللهِ فَزَادُوهُ وَ رَحْمَةُ اللهِ … ( رواه البخاري

“Dahulu Allah menciptakan Adam ‘Alaihissalam yang tingginya enam puluh hasta (tangan kalian) kemudian berfirman : “Pergilah kamu dan berilah salam kepada mereka para malaikat dan dengarkanlah bagaimana mereka menjawab salam penghormatan kepadamu dan juga salam penghormatan dari anak keturunanmu”. Maka Adam menyampaikan salam : “Assalamu’alaikum” (salam sejahtera untuk kalian). Mereka menjawab : “Assalamu’alaika wa Rahmatullah” (salam sejahtera dan rahmat Allah buat kamu). Mereka menambahkan kalimat “Wa Rahmatullah”…”
(HR. Al-Bukhari)

Mengucapkan Salam Ketika Masuk Rumah
Allah ﷻ berfirman :

فإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوْتًا فَسَلِّمُواْ عَلَى أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً…۝

“… Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini) hendaklah kamu member salam kepada (penghuninya yang berarti member salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik…”
(An-Nur : 61)

Allah ﷻ berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُواْ بُيُوْتًا غَيْرَ بُيُوْتِكُمْ حَتَّى تَسْتَأْنِسُواْ وَ تُسَلِّمُواْ عَلَى أَهْلِهَا…۝

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya…”
(An-Nur : 27)

=====

Dirangkum dari Kitabul Adab
Oleh: Ustadz Abu Nida’ -hafizhahullah-